Bagi Anda yang suka berlibur, tapi mengalami masalah yang satu ini, Anda
tak perlu khawatir lagi. Berikut tips untuk mencegah mabuk di perjalanan. :D
Pilih posisi
yang tepat:
- Di dalam mobil, cari tempat di tempat duduk yang minim mengalami goncangan.
- Di dalam bus, duduk di belakang sopir agar Anda dapat melihat ke depan.
- Di kereta api, duduk di dekat jendela dan putar sandaran kursi agar Anda duduk menghadap arah lokomotif.
- Di dalam kapal laut pilih kabin di tengah sebab pada titik ini goyangan kapal paling kecil.
- Di pesawat mintalah tempat duduk di dekat tepi depan sayap.
Duduk santai dan tidak terlalu tegak, pandangan
tidak terus menengok kiri-kanan
Usahakan saat duduk agar posisi mata memandang terpaku pada sekira 45 derajat di atas garis cakrawala dan kepala tidak sering bergoyang. Pandang ke cakrawala sejauh yang dapat Anda lihat. Hal itu akan mengurangi pesan simpang-siur yang diterima otak dari lingkungan sekeliling Anda.
Hindari ketegangan dan kecemasan. Kecemasan ini akan memicu timbulnya mabuk. Kondisikan diri Anda dalam keadaan sesantai mungkin dan ketika ada tanda-tanda awal mabuk, tarik nafas panjang, pejamkan mata, diam sejenak dan tanamkan sugesti bahwa Anda tidak akan mabuk.
Makan secukupnya sebelum melakukan perjalanan. Jangan biarkan perut kosong saat bepergian. Sebab saat perut kosong lambung akan memproduksi asam secara berlebihan sehingga akan membuat iritasi lambung dan merangsang refleks mual. Hindarilah makanan dan minuman berlemak karena dapat membuat perut mual. Berhentilah makan besar satu jam sebelum keberangkatan. Perut yang penuh memudahkan mual dan muntah.
Balurkan parutan jahe pada perut. Jahe mengandung zat zingiberol, komponen utama penyebab bau harum pada jahe yang ampuh mengatasi mual. Jahe merah mengandung kadar zingiberol lebih tinggi. Jahe dapat memperbaiki motilitas lambung, memberikan rasa nyaman pada saluran pencernaan sehingga tidak mual.
Bawa buah untuk bekal. Buah-buahan menyediakan cukup air penawar haus, serat yang mengenyangkan, gula buah sebagai penyedia energi sekaligus penghilang pusing karena kelaparan dan antioksidan yang dapat meredam munculnya kelelahan. Pilih buah yang mengandung air dan mudah dimakan seperti apel, jeruk, anggur dan pir. Pisang juga baik karena member energi seketika. Jika Anda mulai mual, makan buah yang Anda bawa.
Tidak membaca saat kendaraan melaju. Membaca membuat pandangan mata berpindah-pindah, tidak terpaku pada satu titik. Pada saat yang sama, tubuh Anda merasakan dan merespon gerakan-gerakan kendaraan. Akibatnya, terlalu banyak sensasi yang dikirimkan ke otak.
Dengarkan musik yang disukai. Musik meredakan ketegangan dan kekhawatiran akan munculnya rasa mual. Ketika pikiran terpecah, ketegangan pun berangsur berkurang berganti dengan perasaan nyaman dan gembira.
Atur sirkulasi udara. Ketika melintas di jalanan sepi dan berhawa sejuk, bukalah jendela. Atau putarlah AC ke posisi “cool” untuk memungkinkan udara beredar dengan cepat . Seringkali yang diperlukan untuk menghindari rasa mual hanyalah mengubah udara pengap yang berada di dalam kendaraan menjadi lebih segar untuk membuat Anda merasa lebih nyaman.
Usahakan saat duduk agar posisi mata memandang terpaku pada sekira 45 derajat di atas garis cakrawala dan kepala tidak sering bergoyang. Pandang ke cakrawala sejauh yang dapat Anda lihat. Hal itu akan mengurangi pesan simpang-siur yang diterima otak dari lingkungan sekeliling Anda.
Hindari ketegangan dan kecemasan. Kecemasan ini akan memicu timbulnya mabuk. Kondisikan diri Anda dalam keadaan sesantai mungkin dan ketika ada tanda-tanda awal mabuk, tarik nafas panjang, pejamkan mata, diam sejenak dan tanamkan sugesti bahwa Anda tidak akan mabuk.
Makan secukupnya sebelum melakukan perjalanan. Jangan biarkan perut kosong saat bepergian. Sebab saat perut kosong lambung akan memproduksi asam secara berlebihan sehingga akan membuat iritasi lambung dan merangsang refleks mual. Hindarilah makanan dan minuman berlemak karena dapat membuat perut mual. Berhentilah makan besar satu jam sebelum keberangkatan. Perut yang penuh memudahkan mual dan muntah.
Balurkan parutan jahe pada perut. Jahe mengandung zat zingiberol, komponen utama penyebab bau harum pada jahe yang ampuh mengatasi mual. Jahe merah mengandung kadar zingiberol lebih tinggi. Jahe dapat memperbaiki motilitas lambung, memberikan rasa nyaman pada saluran pencernaan sehingga tidak mual.
Bawa buah untuk bekal. Buah-buahan menyediakan cukup air penawar haus, serat yang mengenyangkan, gula buah sebagai penyedia energi sekaligus penghilang pusing karena kelaparan dan antioksidan yang dapat meredam munculnya kelelahan. Pilih buah yang mengandung air dan mudah dimakan seperti apel, jeruk, anggur dan pir. Pisang juga baik karena member energi seketika. Jika Anda mulai mual, makan buah yang Anda bawa.
Tidak membaca saat kendaraan melaju. Membaca membuat pandangan mata berpindah-pindah, tidak terpaku pada satu titik. Pada saat yang sama, tubuh Anda merasakan dan merespon gerakan-gerakan kendaraan. Akibatnya, terlalu banyak sensasi yang dikirimkan ke otak.
Dengarkan musik yang disukai. Musik meredakan ketegangan dan kekhawatiran akan munculnya rasa mual. Ketika pikiran terpecah, ketegangan pun berangsur berkurang berganti dengan perasaan nyaman dan gembira.
Atur sirkulasi udara. Ketika melintas di jalanan sepi dan berhawa sejuk, bukalah jendela. Atau putarlah AC ke posisi “cool” untuk memungkinkan udara beredar dengan cepat . Seringkali yang diperlukan untuk menghindari rasa mual hanyalah mengubah udara pengap yang berada di dalam kendaraan menjadi lebih segar untuk membuat Anda merasa lebih nyaman.
0 komentar :
Posting Komentar