Mengemas Ransel Itu Seni!!

Kamis, 23 Januari 2014


Berbicara tentang backpacker, tentu tak lepas dari tas ranselnya.Saat backpacking, tentu kita akan membawa ransel kita kemanapun kita pergi, sebelum mendapat tempat untuk menginap. Apalagi kita berusaha sebisa mungkin menekan pengeluaran, otomatis kita akan lebih sering menghabiskan waktu diluar penginapan dan menentengnya kemanapun kita pergi.
Kenyamanan dalam mengenakan ransel ditentukan oleh bagaiamana cara kita mengemasnya. Mengemas ransel memiliki aturan mainnya sendiri, maka tak heran jika para backpacker senior menyebutnya sebagai suatu seni. 

Berikut saya ulas sedikit mengenai cara mengemas ransel agar nyaman dikenakan dan elok dipandang :
1.       Letakkan semua barang Anda di lantai terlebih dahulu. Lihat barang mana saja yang benar –benar perlu untuk dibawa dan barang mana saja yang sebenarnya tak perlu dibawa. Karena jika kita membawa banyak barang, tentu saja hanya akan menambah beban perjalanan kita.
2.       Kemas barang yang ringan terlebih dahulu, letakkan di dasar ransel. Letakkan barang berat di bagian atas. Ini dilakuakan supaya beban jatuh di bahu. Karena tentunya bahu lebih kuat daripada punggung atau pinggang. Namun, tentu saja pembagiannya dengan rasio yang tak jauh berbeda. Maksudnya bagian bahu atas juga jangan terlalu berat dan berjubel.
3.       Bagi beban secara merata. Jangan menyiksa bahu dengan menjatuhkan semua beban hanya pada salah satu sisi bahu saja. Bagi secara merata antara sisi kanan dan kiri.
4.       Letakkan barang yang paling sering keluar di kantong – kantong bagian samping ransel atau bagian lain yang sekiranya mudah dijangkau. Alangkah lebih baik bila Anda letakkan barang yang sering dipakai di tas terpisah, misalnya di tas pinggang.
5.       Kemas barang – barang tersebut menurut fungsinya, sehingga memudahkan kita untuk mencarinya saat membutuhkan. Selain itu Anda juga dapat meletakkan barang – barang berharga dalam tas terpisah. Karena barang tersebut harus selalu kita bawa kemanapun kit pergi.
6.       Anda bisa memasukkan tas kecil seperti tas pinggang ke dalam ransel, bila Anda tak ingin kerepotan dan ransel masih memiliki ruang untuk menampungnya.
7.       Gunakan ruangan pada ransel seefisien mungkin. Maksudnya  gunakan ruang – ruang kosong untuk barang kecil. Misal di ransel kita meletakkan sepatu, maka ruang yang ada di dalam sepatu itu bisa kita gunakan untuk meletakkan kaos kaki, dan sebagainya. Intinya, jangan biarkan ada ruang kosong di ransel.
8.       Jangan penuhi ransel sesuai kapasitasnya. Isi saja sekitar 75% - 80% dari kapasitas ransel tersebut. Karena pasti saat kita pulang, kita membawa sovenir. Belum lagi ada baju kotor yang akan memakan tempat lebih banyak bila dibanding dengan baju bersih yang masih terlipat rapi.
9.       And the last, coba cek kenyamanan ransel Anda dengan mengenakannya. Mencobanya sambil berjalan – jalan. Cek apakah masih berat sebelah atau ransel Anda terlalu berat untuk Anda, sehingga perlu dikurangi bebanya.

Semoga post saya bermanfaat bagi teman – teman. Semoga yang semula saat travelling tasnya selalu berantakan, setelah membaca post saya ini, mendadak jadi rapi J.Saatnya bilang, it’s time to packing!!

0 komentar :

Posting Komentar