Berbicara tentang backpacker, tentu tak lepas dari tas ranselnya.Saat backpacking, tentu kita akan membawa
ransel kita kemanapun kita pergi, sebelum mendapat tempat untuk menginap. Apalagi
kita berusaha sebisa mungkin menekan pengeluaran, otomatis kita akan lebih
sering menghabiskan waktu diluar penginapan dan menentengnya kemanapun kita
pergi.
Kenyamanan dalam mengenakan ransel ditentukan
oleh bagaiamana cara kita mengemasnya. Mengemas ransel memiliki aturan mainnya
sendiri, maka tak heran jika para backpacker
senior menyebutnya sebagai suatu seni.
Berikut saya ulas sedikit mengenai
cara mengemas ransel agar nyaman dikenakan dan elok dipandang :
1.
Letakkan
semua barang Anda di lantai terlebih dahulu. Lihat barang mana saja yang
benar –benar perlu untuk dibawa dan barang mana saja yang sebenarnya tak
perlu dibawa. Karena jika kita membawa banyak barang, tentu saja hanya akan
menambah beban perjalanan kita.
2.
Kemas barang yang ringan terlebih dahulu,
letakkan di dasar ransel. Letakkan
barang berat di bagian atas. Ini dilakuakan supaya beban jatuh di bahu. Karena
tentunya bahu lebih kuat daripada punggung atau pinggang. Namun, tentu saja
pembagiannya dengan rasio yang tak jauh berbeda. Maksudnya bagian bahu atas juga
jangan terlalu berat dan berjubel.
3.
Bagi beban secara merata. Jangan menyiksa bahu dengan menjatuhkan
semua beban hanya pada salah satu sisi bahu saja. Bagi secara merata antara
sisi kanan dan kiri.
4.
Letakkan barang yang paling sering keluar di
kantong – kantong bagian samping ransel atau bagian lain yang sekiranya mudah
dijangkau. Alangkah lebih baik bila
Anda letakkan barang yang sering dipakai di tas terpisah, misalnya di tas
pinggang.
5.
Kemas barang – barang tersebut menurut
fungsinya, sehingga memudahkan kita
untuk mencarinya saat membutuhkan. Selain itu Anda juga dapat meletakkan barang
– barang berharga dalam tas terpisah. Karena barang tersebut harus selalu kita
bawa kemanapun kit pergi.
6.
Anda
bisa memasukkan tas kecil seperti tas pinggang ke dalam ransel, bila
Anda tak ingin kerepotan dan ransel masih memiliki ruang untuk menampungnya.
7.
Gunakan
ruangan pada ransel seefisien mungkin. Maksudnya gunakan ruang – ruang kosong untuk barang
kecil. Misal di ransel kita meletakkan sepatu, maka ruang yang ada di dalam
sepatu itu bisa kita gunakan untuk meletakkan kaos kaki, dan sebagainya.
Intinya, jangan biarkan ada ruang kosong di ransel.
8.
Jangan
penuhi ransel sesuai kapasitasnya. Isi saja sekitar 75% - 80% dari kapasitas
ransel tersebut. Karena pasti saat kita pulang, kita membawa sovenir. Belum
lagi ada baju kotor yang akan memakan tempat lebih banyak bila dibanding dengan
baju bersih yang masih terlipat rapi.
9.
And the last, coba cek kenyamanan ransel Anda dengan
mengenakannya. Mencobanya sambil berjalan – jalan. Cek apakah masih berat
sebelah atau ransel Anda terlalu berat untuk Anda, sehingga perlu dikurangi
bebanya.
Semoga post saya bermanfaat bagi teman –
teman. Semoga yang semula saat travelling tasnya selalu berantakan, setelah
membaca post saya ini, mendadak jadi rapi J.Saatnya bilang, it’s time to packing!!
0 komentar :
Posting Komentar