Nah, jika kemarin saya mengulas sedikit tentang Gunung Bromo
dan sunrisenya yang cantik, sekarang saya akan sedikit menshare tentang
kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya.
Apa
yang kita dapat?
Bagi Anda pecinta hiking atau kawasan pegunungan, Anda patut
datang ke tempat ini. Ya, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, sebuah kawasan
konservasi yang berada di Jawa Timur. Taman ini ditetapkan sebagai taman
nasional sejak tahun 1982 dengan luas wilayahnya sekitar 50.276,3 ha. Daerah
ini merupakan daerah pegunungan berapi terbesar di Jawa Timur. Disini kita
dapat melihat beberapa gunung berapi diantaranya Gunung Bromo. Seperti post
saya sebelumya, saya telah menjelaskan bahwa Gunung Bromo merupakan tempat
terbaik untuk menyaksikan sunrise. Suhu di puncak Bromo berkisar antara 5 – 18
derajat celsius. Tak hanya Gunung Bromo yang menjadi daya tarik di taman
nasional ini, Gunung Semeru selanjutnya.
Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Jawa. Gunung ini
juga dikenal sebagai Gunung Agung, dianggap oleh orang Hindu sebagai gunung
paling suci dari semua gunung. Dengan ketinggian 3676 meter diatas permukaan
laut, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Anda pecinta hiking. Diperlukan
waktu sekitar tiga hari untuk mencapai puncak Gunung Semeru. Semeru juga
merupakan gunung api yang paling aktif di Jawa, semburan lava masih sering
terjadi disini. Jadi bagi Anda para pemula, disarankan untuk lebih berhati –
hati.
Tak melulu pegunungan yang kita temui disini. Daerah Tengger
juga merupakan daerah konservasi. Daerah ini sangatlah unik, karena diselimuti
oleh padang pasir tandus seluas 10 km, yang tak ditemui di wilayah Indonesia
yang lain. Selain daerahnya, kebudayaan dari masyarakatnya pun menjadi daya
tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Adalah suku Tengger,
suku yang bermukim di sekitar kawasan ini. Biasanya antara bulan September -
November Anda dapat melihat upacara Kasada, upacara yang dilakukan oleh Suku Tengger, yakni upacara pelarungan sesajen
seperti sayuran, beras, ayam, uang ke kawah gunung berapi.
Transportasi
Rute dari Probolinggo merupakan rute yang termudah. Perjalanan
melalui Wonokitri adalah yang paling dekat dan termudah jika Anda menggunakan
kendaraan pribadi dari Surabaya, sekitar 5 jam perjalanan.
Tips
Suhu disini sangat dingin. Sebaiknya Anda membawa pakaian
hangat, jaket tebal, syal serta sarung tangan untuk melawan hawa dingin. Waktu
terbaik untuk ke Bromo adalah saat musim panas, antara bulan April sampai
September, agar Anda dapat melihat indahnya matahari terbit. Jika Anda ingin
melihat matahari terbit, sebaiknya Anda berangkat lebih pagi dari penginapan Anda,
karena matahari akan terbit sekitar pukul 5 sampai 6 pagi. Untuk persiapan
pendakian, pastikan Anda memiliki tenaga, dengan sarapan terlebih dahulu, serta
membawa bekal makanan pada tas Anda. Jangan lupa, bawa kamera dan handycam
untuk mengabadikan setiap moment langka yang Anda temui disana.
Akomodasi
Ada banyak guesthouse dan hotel sederhana di sekitar kawasan ini. Guesthouse Bromo terletak di Nagdisari yang berjarak 3 km dari lereng kawah atau Anda dapat memilih hotel lain di Cemrolawang yang terletak di lereng kawah. Anda juga dapat menginap di Malang, Pasuruan atau Tretes.
Rujukan : http://eastjavaparadiseofjava.wordpress.com
http://www.indonesia.travel/id/destination/319/taman-nasional-bromo-tengger-semeru

0 komentar :
Posting Komentar