Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kawasan Konservasi Pegunungan di Jawa Timur

Selasa, 07 Januari 2014


Nah, jika kemarin saya mengulas sedikit tentang Gunung Bromo dan sunrisenya yang cantik, sekarang saya akan sedikit menshare tentang kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya.

Apa yang kita dapat?

    Bagi Anda pecinta hiking atau kawasan pegunungan, Anda patut datang ke tempat ini. Ya, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, sebuah kawasan konservasi yang berada di Jawa Timur. Taman ini ditetapkan sebagai taman nasional sejak tahun 1982 dengan luas wilayahnya sekitar 50.276,3 ha. Daerah ini merupakan daerah pegunungan berapi terbesar di Jawa Timur. Disini kita dapat melihat beberapa gunung berapi diantaranya Gunung Bromo. Seperti post saya sebelumya, saya telah menjelaskan bahwa Gunung Bromo merupakan tempat terbaik untuk menyaksikan sunrise. Suhu di puncak Bromo berkisar antara 5 – 18 derajat celsius. Tak hanya Gunung Bromo yang menjadi daya tarik di taman nasional ini, Gunung Semeru selanjutnya.
    Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Jawa. Gunung ini juga dikenal sebagai Gunung Agung, dianggap oleh orang Hindu sebagai gunung paling suci dari semua gunung. Dengan ketinggian 3676 meter diatas permukaan laut, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Anda pecinta hiking. Diperlukan waktu sekitar tiga hari untuk mencapai puncak Gunung Semeru. Semeru juga merupakan gunung api yang paling aktif di Jawa, semburan lava masih sering terjadi disini. Jadi bagi Anda para pemula, disarankan untuk lebih berhati – hati.  
    Tak melulu pegunungan yang kita temui disini. Daerah Tengger juga merupakan daerah konservasi. Daerah ini sangatlah unik, karena diselimuti oleh padang pasir tandus seluas 10 km, yang tak ditemui di wilayah Indonesia yang lain. Selain daerahnya, kebudayaan dari masyarakatnya pun menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Adalah suku Tengger, suku yang bermukim di sekitar kawasan ini. Biasanya antara bulan September - November Anda dapat melihat upacara Kasada, upacara yang dilakukan oleh Suku Tengger, yakni upacara pelarungan sesajen seperti sayuran, beras, ayam, uang ke kawah gunung berapi.

Transportasi
    Rute dari Probolinggo merupakan rute yang termudah. Perjalanan melalui Wonokitri adalah yang paling dekat dan termudah jika Anda menggunakan kendaraan pribadi dari Surabaya, sekitar 5 jam perjalanan.

Tips
    Suhu disini sangat dingin. Sebaiknya Anda membawa pakaian hangat, jaket tebal, syal serta sarung tangan untuk melawan hawa dingin. Waktu terbaik untuk ke Bromo adalah saat musim panas, antara bulan April sampai September, agar Anda dapat melihat indahnya matahari terbit. Jika Anda ingin melihat matahari terbit, sebaiknya Anda berangkat lebih pagi dari penginapan Anda, karena matahari akan terbit sekitar pukul 5 sampai 6 pagi. Untuk persiapan pendakian, pastikan Anda memiliki tenaga, dengan sarapan terlebih dahulu, serta membawa bekal makanan pada tas Anda. Jangan lupa, bawa kamera dan handycam untuk mengabadikan setiap moment langka yang Anda temui disana. 

Akomodasi
    Ada banyak guesthouse dan hotel sederhana di sekitar kawasan ini. Guesthouse Bromo terletak di Nagdisari yang berjarak 3 km dari lereng kawah atau Anda dapat memilih hotel lain di Cemrolawang yang terletak di lereng kawah. Anda juga dapat menginap di Malang, Pasuruan atau Tretes.

 
                  http://www.indonesia.travel/id/destination/319/taman-nasional-bromo-tengger-semeru

0 komentar :

Posting Komentar