Gunung Bromo merupakan gunung api yang terletak di Taman
Nasional Bromo Tengger Semeru yang berada di timur Kota Malang. Gunung Bromo
ini masuk kedalam empat wilayah di Jawa Timur yakni Kabupaten
Probolinggo, Pasuruan,
Lumajang,
dan Kabupaten Malang. Setiap harinya, Gunung Bromo
selalu rutin mendapat kunjungan dari wisatawan lokal maupun mancanegara. Lalu
apa saja yang menarik dari Gunung Bromo ini?
Pertama, Anda dapat melihat indahnya sunrise ala Gunung Bromo. Ya, Gunung Bromo terkenal sebagai tempat
terindah untuk melihat matahari terbit. Untuk dapat melihat sunrise, Anda harus menaiki Gunung Pananjakan terlebih dahulu.
Gunung Panajakan merupakan gunung tertinggi di Taman Nasional Bromo Tengger
Semeru. Medan yang harus dilalui untuk menuju Gunung Pananjakan pun tak mudah.
Untuk menuju kaki Gunung Pananjakan, Anda harus melalui daerah yang menyerupai
gurun. Saat menaiki Gunung Pananjakan pun diperlukan keterampilan mengemudi
yang baik, karena medannya menajak dan berliku – liku. Tapi, bagi Anda yang
merasa belum memiliki kemampuan itu, tak usah khawatir, disana terdapat mobil
hardtop yang disewakan. Biasanya mobil tersebut dikemudikan oleh masyarakat
sekitar.
Kedua, memanjakan mata dengan lautan pasir dan kawah Bromo.
Selesai melihat sunrise, Anda bisa
turun dan kembali dari Gunung Panajakan dan menuju ke kaki Gunung Bromo dengan
berjalan kaki. Perjalanan dari Gunung Panajakan ke Gunung Bromo mungkin cukup
melelahkan, karena kita akan melewati daerah gersang dipenuhi pasir dengan
sinar mentari yang terik. Alternatif lain untuk mencapai kaki Bromo adalah
menyewa kuda, dengan harga sewa sekitar Rp70.000,00. Dengan begitu Anda dapat
menikmati indahnya lautan pasir, tanpa harus merasa lelah. Sesampainya di
Gunung Bromo, Anda harus menaiki 250 anak tangga untuk mencapai puncak Gunung
Bromo. Di puncak Gunung Bromo, kelelahan Anda terbayar dengan pemandangan
cantik kawah Bromo yang mengeluarkan asap. Jika Anda melayangkan pandangan Anda
kebawah, akan Anda dapati lautan pasir yang luas, menambah dramatis landscape
Kawah Gunung Bromo.
Transportasi
Dari Surabaya Anda bisa
mengendarai mobil dengan rute Surabaya-Pasuruan-Wonokitri-Gunung Bromo.
Perjalanaan ini menghabiskan waktu 2 sampai 3 jam. Biasanya rute-rute atau
jalur yang digunakan ialah:
1. Pasuruan – Warung
Dowo – Tosari – Wonokitri – Gunung Bromo, berjarak 71 km.
2. Malang – Tumpang –
Gubuk Klakah – Jemplang – Gunung Bromo, berjarak 53 km.
3. Malang – Purwodadi –
Nongkojajar – Tosari – Wonokitri – Penanjakan, berjarak 83 km.
Tips
Suhu udara di Bromo
bisa berubah secara drastis. Saat matahari belum terbit, suhu di Bromo berkisar
antara 3°-20° celcius. Bagi Anda yang tak kuat dengan udara dingin sebaiknya Anda
membawa jaket, penutup kepala serta sarung tangan untuk melindungi tubuh Anda
dari hawa dingin. Jangan lupa membawa kamera atau handycam agar Anda
dapat menangkap momen keindahan alam yang menakjubkan ini.
Akomodasi
Ada banyak guesthouse
dan hotel sederhana di sekitar Gunung Bromo. Guesthouse Bromo terletak di
Ngadisari berjarak 3 km dari lereng kawah atau Anda dapat memilih hotel lain di
Cemorolawang yang terletak di lereng kawah. Anda juga dapat menginap di Tretes,
Pasuruan, atau Malang.
Rujukan : http:// id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Bromo
http://rizkipradana.blogspot.com/2013/10/bromo-beautiful-sunrise.html

0 komentar :
Posting Komentar